Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja di dunia industri, murid Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Yasmida Ambarawa melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Seputar Pringsewu.
Kegiatan PKL ini menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran bagi murid DKV untuk mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh selama berada di sekolah agar dapat diterapkan secara langsung dalam lingkungan kerja profesional.
Selama mengikuti kegiatan PKL, para murid mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat proses kerja di bidang media, khususnya yang berkaitan dengan desain komunikasi visual, dokumentasi, pengolahan konten, fotografi, videografi, serta publikasi informasi.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan PKL tersebut mendapatkan pendampingan dan bimbingan langsung dari Suanto, S.Kom., selaku guru DKV SMK Yasmida Ambarawa. Pendampingan dilakukan untuk memastikan murid mampu mengikuti proses pembelajaran di dunia kerja dengan baik sekaligus memahami standar kerja yang diterapkan di industri.

Suanto, S.Kom. memberikan arahan kepada para murid mengenai pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas, komunikasi, serta kemampuan beradaptasi dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan.
PKL bukan hanya tentang menyelesaikan tugas, tetapi bagaimana murid dapat belajar bertanggung jawab, berkomunikasi, bekerja dalam tim, dan menerapkan kompetensi DKV secara nyata di dunia kerja,” ujar Suanto, S.Kom.
Melalui kegiatan ini, murid diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mempunyai pengalaman dan mental kerja yang lebih siap menghadapi perkembangan industri kreatif setelah menyelesaikan pendidikan di SMK.
Kegiatan PKL di Seputar Pringsewu juga menjadi salah satu bentuk upaya SMK Yasmida Ambarawa, khususnya Jurusan DKV, dalam memperkuat hubungan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Dengan pengalaman yang diperoleh selama PKL, para murid diharapkan mampu meningkatkan portofolio, kreativitas, serta keterampilan di bidang Desain Komunikasi Visual. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja di industri kreatif.